Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Internasional

Virus Corona di Jerman Tembus 1 Juta Kasus

  Virus Corona di Jerman Tembus 1 Juta Kasus Ilustrasi tenaga medis membawa pasien virus corona. (AP/Jean-Francois Badias) Virus Corona Jerman --  Kasus  virus corona  di  Jerman  menembus angka 1 juta pada Jumat (27/11). Lembaga pengendalian penyakit Robert Koch Institute mencatat Jerman mendapatkan lebih dari 22.000 kasus baru sehingga totalnya melampaui angka satu juta. Data statistik  Worldometer  menunjukkan 15.767 orang meninggal karena Covid-19 di Jerman. Jumlah pasien Covid-19 dalam perawatan intensif melonjak drastis dari lebih dari 360 pada awal Oktober menjadi lebih dari 3.500 pekan lalu.Seperti dikutip dari  AFP , Jerman hampir bisa mengendalikan penyebaran virus corona di musim semi tetapi mereka dihantam oleh gelombang kedua infeksi. Negara bagian terpadat, North Rhine-Westphalia menyumbang lebih dari seperempat kasus di Jerman, melebihi Bavaria yang mengonfirmasi 198.000 infeksi. Sementara Berlin memiliki 62.000 kasus Covid-19...

PM Denmark Nangis Minta Maaf atas Pembunuhan Jutaan Cerpelai

  PM Denmark Nangis Minta Maaf atas Pembunuhan Jutaan Cerpelai Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen. (AP/Mads Nissen) Perdana menteri Denmark -  Perdana Menteri  Denmark  Mette Frederiksen sambil menyeka air mata meminta maaf secara pribadi atas pemusnahan jutaan  cerpelai  di peternakan. Versi mutasi dari virus corona diketahui mendorong pemerintah untuk memusnahkan jutaan cerpelai yang dibesarkan di peternakan. Menurut penghitungan terbaru, lebih dari dua pertiga dari perkiraan 15 hingga 17 juta cerpelai di negara itu telah dimusnahkan. Foto: Wikipedia Commons.Cerpelai "Saya tidak punya masalah dengan meminta maaf atas kejadian itu, karena kesalahan telah dibuat," kata Frederiksen kepada penyiar  TV2 . Terlihat emosional, Frederiksen berhenti beberapa kali untuk menghapus air mata. Dia menekankan bahwa bahwa itu bukan kesalahan peternak.Frederiksen mengunjungi seorang peternak cerpelai di Kolding, yang hewannya disuntik mati meskipun sehat. Bel...

Covid-19 Jerman resmi mencatat total satu juta kasus positif

Covid-19 Jerman resmi mencatat total satu juta kasus positif  Covid-19 Jerman   -  Jerman resmi mencatat total satu juta kasus positif Covid-19. Angka itu dicapai setelah dalam satu hari terakhir ada lebih dari 22 ribu kasus baru di Jerman. Selain kasus baru, pada hari yang sama tercatat juga 429 kematian akibat Covid-19. Itu adalah rekor jumlah kematian per hari di Jerman. Kanselar Jerman Angela Merkel pun mengumumkan bahwa lockdown dan pembatasan akan berlangsung hingga akhir tahun. Bahkan bukan tidak mungkin kebijakan itu diperpanjang hingga tahun depan.

Mendagri Prancis Minta Pecat Polisi Pelaku Serangan Rasial

  Mendagri Prancis Minta Pecat Polisi Pelaku Serangan Rasial Sabtu, 28/11/2020 00:09 Ilustrasi. Beberapa polisi Prancis diskors setelah memukuli pria kulit hitam yang tidak mengenakan masker. (Foto: AP Photo/Kamil Zihnioglu) Jakarta, CNN Indonesia  --  Beberapa petugas kepolisian di  Prancis  dijatuhi sanksi setelah ketahuan memukuli seorang pria kulit hitam di Paris. Sebelumnya, sebuah video yang beredar di internet sejak Sabtu (21/11) memperlihatkan    sejumlah  petugas polisi tengah memukuli pria yang kemudian diidentifikasi sebagai Michel Zecler. Menteri Dalam Negeri Prancis Gérald Darmanin mengatakan dia secara pribadi memerintahkan agar polisi yang terlihat dalam video tersebut diskors pada Kamis (26/11) setelah rekaman kamera keamanan dipublikasikan oleh situs berita  Loopsider. "Gambar-gambar ini tidak bisa diungkapkan, sangat mengejutkan dan segera setelah saya mengetahui tentang mereka, dan tentang apa yang terjadi, saya meminta pet...

Pengadilan Federal Tolak Upaya Trump Tunda Hasil Pennsylvania

  Tudingan Trump soal kecurangan Pilpres AS kembali ditolak pengadilan. (Foto: AP/Evan Vucci) Pengadilan banding federal menolak gugatan Presiden Amerika Serikat  Donald Trump  untuk menghidupkan kembali gugatan federal yang bisa menunda kemenangan  Joe Biden  di negara bagian Pennsylvania. Tiga hakim pengadilan banding federal secara bulat menyebut argumen kampanye Trump yang merasa dicurangi dalam upaya terpilih kembali tidak didukung oleh bukti. "Tuduhan tak adil itu serius. Menyebut sebuah pemilu tidak adil tidak berarti kenyataannya demikian," tulis Hakim Stephanos Bibas, yang bicara atas nama panel hakim tersebut, dikutip dari  CNN , Jumat (27/11). "Dakwaan membutuhkan tuduhan spesifik dan juga bukti. Kami tidak memiliki keduanya di sini," imbuh dia. "Tapi ilmu kimia tidak dapat mengubah timah menjadi emas," kata pengadilan, menyindir tudingan tanpa bukti.Dalam banding atas putusan pengadilan yang lebih rendah, ...